Lantai beton polished kian dipilih sebagai material yang menawarkan daya tahan tinggi untuk diaplikasikan. Kepopuleran material lantai ini juga tak lepas dari perawatan mudah dan estetika modern, menjadikannya pilihan menarik untuk berbagai kebutuhan konstruksi rumah.
Baca Juga: Lantai Epoxy Investasi Jangka Panjang untuk Area dengan Aktivitas Tinggi

Kelebihan Penggunaan Lantai Beton Polished
Lantai beton poles menawarkan solusi material konstruksi yang lebih efisien dan ekonomis dalam jangka panjang. Daya tariknya ini jelas berbeda dengan lantai konvensional seperti keramik, vinyl, atau epoxy.
Selain itu, beton poles cenderung lebih terasa dingin, sehingga cocok untuk hunian tropis seperti di Indonesia. Karena permukaannya licin maka pastikan untuk menambahkan karpet di area tertentu.
Sebagai gambaran, berikut keunggulan yang ditawarkan lantai beton poles untuk hunian.
Tahan Lama dan Minim Perawatan
Lantai beton poles menawarkan daya tahan ekstra yang luar biasa. Tanpa perlu lapisan tambahan, beton poles tetap kuat dan tidak mudah rusak. Berbeda dengan jenis lantai lain yang masih membutuhkan lapisan, seperti epoxy atau karpet.
Material lantai beton poles tidak mudah retak dan terkelupas, bahkan untuk area dengan lalu lintas tinggi. Lantai juga tidak membutuhkan coating tambahan. Cukup dibersihkan secara rutin saja menggunakan pel lembab.
Pembersihannya sendiri bisa dengan dipoles ulang secara berkala untuk mempertahankan kilapnya. Perawatan yang cukup sederhana dengan biaya minim ini bisa jadi solusi ideal untuk kebutuhan konstruksi hunian dalam jangka panjang. Pemolesan ulang hanya perlu dilakukan dalam jangka waktu 5-7 tahun sekali.
Bebas Debu dan Lebih Higienis
Seperti yang kita tahu, masalah umum pada lantai beton biasa adalah munculnya debu akibat abrasi permukaan. Misalnya saat pemasangan melalui proses grinding sebaiknya untuk menggunakan masker atau hindari dari jangkauan anak-anak karena akan mengeluarkan debu yang bisa mengganggu. Lain halnya dengan lantai beton poles yang mampu mengurangi pembentukan debu secara signifikan.
Lantai beton polished tidak mudah terkikis sehingga mengurangi debu yang berpotensi mencemari lingkungan. Berbeda dengan epoxy yang membutuhkan lapisan cat di atasnya, beton poles memang tidak menggunakan film-forming coating (seperti cat), tetapi butuh penetrasi kimia agar awet. Selain itu, lantai juga tidak memiliki celah atau sambungan seperti ubin pada umumnya. Hal ini menjadikan material mudah dibersihkan dan tidak menjadi sarang berkembangnya bakteri pemicu penyakit.
Hemat Energi dengan Pencahayaan Baik
Lantai beton poles memiliki kemampuan khusus untuk memantulkan cahaya. Permukaannya yang mengilap ini memungkinkan pencahayaan alami dan buatan bisa tersebar merata ke seluruh ruangan.
Berdasarkan hal tersebut, lantai beton poles bisa mengurangi kebutuhan lampu tambahan. Hal ini berujung pada penekanan konsumsi listrik yang berlangsung signifikan. Efisiensi energi sehingga ramah lingkungan.
Selain itu, penggunaan lantai beton poles juga menjadikan suasana ruangan jauh lebih terang dan nyaman, tanpa cahaya berlebihan. Hal ini bisa jadi solusi tepat bagi pemilik rumah yang ingin menghemat listrik sekaligus menciptakan hunian nyaman dan aman.
Tampilan Modern dan Elegan
Lantai beton poles tidak hanya memiliki spesifikasi kuat. Namun, material lantai ini juga memiliki tampilan elegan dan fungsional.
Ekspos agregat alami pada beton menciptakan kesan mewah dan eksklusif, cocok untuk berbagai jenis bangunan. Hal ini jadi pilihan menarik bagi pemilik rumah yang ingin menciptakan tampilan modern minimalis, tanpa material dekoratif.
Melansir dari laman jakartaparquet.com, lantai beton polished cocok untuk tema modern dan minimalis. Lantai memiliki tampilan halus dan mewah, cocok untuk menambahkan sentuhan kontemporer yang elegan. Adanya perawatan yang tepat membuat lantai bisa tetap terlihat baru dan menarik selama bertahun-tahun.
Perbandingan Lantai Beton Poles vs Lantai Kayu
Dilihat dari perawatannya, lantai beton poles hanya perlu disapu secara rutin. Pengguna juga bisa mengepel sesekali dengan air sabun untuk menjaga tampilan lantai.
Sementara itu, lantai kayu perlu disapu dan disedot debunya untuk menghilangkan kotoran sekaligus mencegah goresan pada permukaan. Mengepel dengan pembersih kayu khusus sesekali juga penting untuk dilakukan.
Melihat dari daya tahannya, lantai beton poles tahan terhadap goresan, noda, dan keausan umum. Hal ini menjadikannya sebagai material terbaik untuk area dengan lalu lintas tinggi.
Di sisi lain, lantai kayu rentan terhadap goresan, penyok, dan kerusakan akibat kelembapan. Hal ini menjadikan lantai kayu harus dibersihkan dengan cepat ketika terkena tumpahan cairan.
Secara keseluruhan, lantai beton poles bisa bertahan selama beberapa dekade dengan perawatan minimal. Bahkan pemilik rumah tidak perlu melakukan pengecatan ulang atau penyegelan.
Sedangkan lantai kayu butuh perbaikan khusus untuk mengatasi keausan, terlebih pada area dengan lalu lintas tinggi. Perbaikan ini bisa dilakukan dengan melakukan pengamplasan atau pengecatan ulang seiring waktu.
Baca Juga: Lantai Parket Laminate Jadi Solusi Awet dan Murah untuk Jangka Panjang
Berdasarkan daya tarik di atas, lantai beton polished bisa jadi solusi terbaik untuk konstruksi hunian dalam jangka panjang. Ketahanan, perawatan minimal serta tampilan modern dan elegan dari materialnya cocok bagi pemilik rumah yang tidak terlalu sering melakukan renovasi ruangan. Sayangnya untuk melakukan pemasangan lantai ini tidak bisa sembarangan karena hanya ahli khusus pemasangan yang bisa melakukannya. Tujuannya untuk bisa mendapatkan hasil sempurna.

Saya seorang konsultan desain interior bangunan yang lebih fokus pada spesialis material lantai. Dengan pengalaman tak kurang dari 10 tahun di bidang konstruksi bangunan, saya siap memberikan informasi tentang material lantai mulai dari material buatan hingga khusus fungsional. Dapatkan material lantai terbaik untuk ciptakan rumah impian.



