Teras adalah wajah dari rumah. Ruang transisi antara eksterior dan interior ini perlu ditata dengan material lantai yang tidak hanya cantik, tetapi juga fungsional sekaligus aman. Di antara banyak pilihan, lantai batu sikat dan keramik sering menjadi bahan perbandingan.
Baca Juga: Lantai Batu Andesit, Material Kuat dan Elegan untuk Hunian Modern

Karakter Lantai Batu Sikat dan Keramik
Lantai batu sikat atau koral adalah material yang terbuat dari batuan alam kecil-kecil. Mereka kemudian disusun di atas adukan semen serta pasir. Lalu disikat untuk mendapatkan permukaan yang rata atau bertekstur.
Material ini menawarkan kesan natural dan artistik. Proses pemasangannya membutuhkan ketelitian tinggi serta tukang ahli guna menghasilkan susunan rapi sekaligus kuat.
Sedangkan lantai keramik terbuat dari tanah liat yang dicetak dan dibakar dalam suhu tinggi. Keramik untuk area eksterior seperti teras biasanya memiliki permukaan anti-slip atau peringkat PEI (Porcelain Enamel Institute). Peringkat PEI 3 hingga 5 umumnya direkomendasikan untuk lantai.
1. Keamanan Lantai
Ini adalah keunggulan utama ubin batu sikat. Tekstur permukaannya yang kasar dan berbutir memberikan daya cengkeram kuat. Bahkan dalam kondisi basah sekali pun. Sehingga membuatnya aman untuk anak-anak, orang tua dan mencegah orang terpeleset.
Keramik berpermukaan glossy sangat licin ketika basah dan jelas berbahaya untuk teras. Agar aman, harus memilih keramik dengan permukaan matte atau rustic.
Dilengkapi peringkat anti-slip R11/R12 untuk keamanan memadai. Meski demikian, teksturnya tetap tidak sekasar lantai koral.
2. Aspek Estetika dan Desain
Jika menilik estetikanya, lantai batu sikat menghadirkan nuansa alami yang hangat dan elegan. Materialnya sangat fleksibel untuk berbagai pola dan motif custom. Bahkan bisa membentuk gambar atau logo tertentu menjadikannya kian berkarakter.
Sedangkan, keramik unggul dalam memberi tampilan yang rapi dan teratur. Pilihan motif, warna serta teksturnya sangat beragam di pasaran.
Termasuk motif yang meniru tekstur kayu, batu alam atau pola geometris modern. Ini memudahkan pemilik rumah untuk menyesuaikan dengan gaya arsitektur rumah.
3. Daya Tahan dan Perawatan
Ubin batu sikat terkenal sangat kuat, tahan cuaca dan tidak mudah retak. Namun, material ini berpori sehingga rentan terhadap lumut atau menyerap noda jika tidak dilindungi.
Perawatan ekstra seperti memberikan coating atau sealer khusus batu alam setiap 1-2 tahun sekali untuk melindungi permukaannya.
Keramik, terutama jenis porcelain, memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca dan noda. Permukaannya yang padat membuatnya mudah dibersihkan hanya dengan disapu atau dipel.
Keramik outdoor yang berkualitas juga tahan terhadap perubahan suhu ekstrem, meskipun bisa retak jika terkena benturan sangat keras.
4. Biaya dan Pemasangan
Dari segi biaya material atau pemasangan, lantai batu cenderung lebih mahal dibandingkan keramik biasa. Proses pemasangannya memakan waktu lebih lama dan membutuhkan tukang yang ahli dan teliti untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Sedangkan, keramik lebih ekonomis baik dari segi material maupun biaya pemasangan. Proses pemasangannya juga relatif lebih cepat. Namun, untuk hasil terbaik, tetap disarankan menggunakan jasa profesional untuk menghindari lantai mudah retak.
Baca Juga: Rekomendasi Lantai Keramik Dapur yang Estetik dan Aman
Proses Pemasangan yang Benar
Berdasarkan pengalaman @SutarnoConstruction di YouTube channelnya, proses pemasangan batu sikat dengan mencampurkan beberapa warna. Seperti grey, putih dan kuning emas untuk menghasilkan tampilan estetis. Sebelum dicampur semen, batu terlebih dahulu dibasahi agar dapat menempel dengan kuat saat pemasangan. Campuran idealnya adalah 3:2 batu dan semen. Tekstur semennya pun harus sedang agar hasilnya kuat dan tahan lama. Setelah campuran rata di permukaan lantai, perlu didiamkan beberapa menit hingga sedikit mengeras. Tahap ini penting untuk mencegah batu tenggelam saat proses finishing. Penyikatan pertama harus lembut ketika campuran mulai mengeras untuk mendapatkan hasil yang rata dan halus. Hasil akhirnya terlihat cukup rapi dengan perpaduan warna menarik.
Antara material lantai batu sikat dan keramik, sama-sama pilihan yang bagus. Jika memahami kelebihan serta kekurangan masing-masing, pemilik rumah dapat membuat keputusan yang tepat. Hasilnya teras rumah tidak hanya indah, tetapi juga nyaman dan aman. /Edit



