Secara umum, lantai kayu parket memiliki material potongan kayu dengan tampilan menyerupai bentuk kayu asli. Biasanya, jenis lantai ini disusun menjadi bentuk pola geometris untuk mempercantik lantai rumah.
Saat diaplikasikan, lantai parket bisa menambah kehangatan pada interior atau gedung. Sangat cocok digunakan di ruang tamu, kamar tidur, ruang makan hingga ruang kerja.
Baca Juga: Pilihan Lantai Ruang Tamu Estetik, dari Keramik Dekoratif hingga Wood-Look Porcelain

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Lantai Kayu Parket
Di balik sederet keunggulannya, lantai parket juga memiliki sisi kelemahan. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk mengetahui beberapa kelebihan dan kekurangan material, sebelum mengaplikasikannya pada hunian.
Kelebihan Lantai Parket
Aplikasi lantai parket pada hunian bisa memberikan deretan keunggulan, sebagai berikut.
1. Nilai Estetika dan Suasana Hangat
Lantai parket menawarkan keindahan yang cenderung berbeda dibandingkan jenis lantai lainnya. Kesan hangat dan alami yang dihasilkan bisa memberikan sentuhan elegan pada interior rumah maupun gedung.
Pola pemasangan potongan lantai kayu yang rapi dan teratur juga memberikan tampilan elegan, unik dan menarik. Saat diaplikasikan, lantai parket bisa menyatu pada segala jenis desain interior ruangan.
2. Awet dan Tahan Noda
Lantai kayu parket terbuat dari jenis kayu khusus dengan material yang memiliki daya tahan baik dan awet. Selain itu, lantai parket juga tahan terhadap noda menempel, sehingga cocok digunakan di berbagai ruangan yang sering dilalui. Misalnya, ruang tamu atau kamar tidur.
Menariknya, lantai parket tidak akan membuat kotoran dan debu menempel di atasnya. Hal ini menjadikan lantai kayu mudah untuk dirawat dan dibersihkan. Dengan demikian, penghuni bisa terhindar dari kotoran pemicu alergi seperti bunga, hama dan debu.
3. Warna dan Ukuran Beragam
Lantai parket tersedia dalam berbagai ukuran, jenis kayu dan warna. Hal ini memudahkan penghuni untuk memilih material yang sesuai dengan kebutuhan dan selera.
Selain itu, lantai parket juga bisa diolah dengan berbagai teknik finishing. Misalnya seperti cat atau lapisan khusus yang membuat kayu terlihat lebih cerah dan memberikan effect matte.
Di pasaran, konsumen bisa menemukan berbagai lantai parket dari kayu jati maupun kayu merbabu. Keduanya memiliki karakter dominan dengan tampilan yang sama-sama disukai banyak orang.
Melansir dari video di kanal Youtube Rajawali Parquet, parket kayu jati dan kayu merbabu sama-sama tahan terhadap kelembaban, perubahan cuaca dan serangan rayap. Jenis lantai parket ini bisa diaplikasikan di lantai rumah, hotel, apartemen, perkantoran, tempat ibadah, area olahraga dan bangunan lainnya. Berdasarkan pengalaman, lantai parket jati dan merbau yang terpasang lebih dari 10 tahun masih tetap kuat, indah dan bisa dipoles ulang jika permukaannya mulai kusam.
Kekurangan Lantai Parket
Setelah mengetahui kelebihan lantai parket di atas, ada baiknya untuk menyimak kekurangan dari material, sebagai berikut.
1. Rentan Terhadap Air
Sebenarnya, lantai parket rentan rusak akibat air ataupun kelembaban. Jika terkena air dalam jumlah banyak, lantai kayu bisa memuai dan menyebabkan keretakan. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk tidak menggunakan lantai parket di area yang sering terkena air, seperti kamar mandi dan dapur.
2. Pemasangan Rumit
Lantai parket membutuhkan proses pemasangan yang rumit. Jika pemasangan tidak sesuai, lantai parket bisa mengalami kerusakan atau bahkan terlihat tidak rapi.
Belum lagi, lantai parket membutuhkan waktu pemasangan yang lebih lama dibandingkan jenis lantai lainnya. Oleh sebab itu, proses pemasangan lantai parket sebaiknya dilakukan tukang profesional.
3. Harga Lebih Mahal
Secara keseluruhan, lantai kayu parket menyajikan tampilan yang menawan, sehingga dibandrol dengan harga lebih mahal dibandingkan jenis kayu lainnya. Hal ini lantaran proses pengolahan kayu parket yang terbilang rumit. Selain itu, bahan baku untuk pembuatan lantai pun lebih berkualitas dibandingkan jenis lainnya.
Baca Juga: Penggunaan Lantai Vinyl PVC Solusi Tepat Gaya Rumah Estetik
Perbandingan Daya Tahan Lantai Parket vs Vinyl
Pada dasarnya, lantai parket vs vinyl memiliki daya tahan yang berbeda. Lantai vinyl sendiri terbuat dari bahan PVC yang elastis dan kuat, sehingga bisa digunakan di dalam maupun luar rumah. Sementara itu, lantai parket tidak memiliki daya tahan yang kuat karena terbuat dari kayu asli, sehingga beresiko terhadap rayap. Selain itu, lantai parket juga tidak bisa sering terkena air, karena takut akan mengalami pembusukan. Aplikasi lantai parket lebih cocok digunakan untuk area outdoor karena mudah menyusut di cuaca ekstrim.
Dilihat dari sisi perawatannya, lantai vinyl juga terbilang lebih mudah. Penghuni tinggal menggunakan kain basah untuk membersihkannya. Sementara lantai kayu parket sedikit lebih sulit. Sebab, lantai tidak bisa terkena air terus menerus yang beresiko terhadap masalah lembab dan keropos. /Edit



